RENCANA KONTINJENSI MENGAHADAPI ANCAMAN GEMPA BUMI DI KOTA BANDAR LAMPUNG

RENCANA KONTINJENSI MENGAHADAPI ANCAMAN GEMPA BUMI DI KOTA BANDAR LAMPUNG

Bandar Lampung – Lampung khususnya Bandar Lampung rawan terjadinya bencana alam Gempa Bumi dangkal. Bandar Lampung masuk daerah rawan Gempa Bumi karena berada juga pada jalur patahan kerak bumi (sesar). Pergerakan dinamis antar lempeng membuatnya dapat bersinggungan satu sama lainnya sehingga menimbulkan Gempa. Atas kondisi tersebut menyebabkan seluruh wilayah Lampung termasuk Kota Bandar Lampung rentan terhadap ancaman bencana geologi seperti Gempa Bumi. Perlu adanya kesiapsiagaan dalam rangka meminimisir kerugian akibat bencana gempa bumi sehingga kontijensi bencana harus disusun oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui OPD terkait dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung.

“Kota Bandar Lampung termasuk daerah yang juga rawan terjadi gempa, maka perlu ada penyusunan rencana kontijensi yang merupakan suatu upaya untuk merencanakan sesuatu peristiwa yang mungkin terjadi Jelas Drs. Sukarma Wijaya Selaku Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Bandar Lampung. Dikatakan, dampak bencana menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, baik korban jiwa maupun harta benda. “Kini sepatutnya kita semua memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dalam menghadapi bencana. Kesiapsiagaan bukan hanya pekerjaan rumah bagi BPBD saja, namun masyarakat dan stakeholder serta lembaga-lembaga profesional yang memiliki kapasitas dapat dilibatkan dalam penyusunan rencana kontijensi guna mengantisipasi dampak-dampak peristiwa atau kondisi ancaman bahaya bencana yang mungkin terjadi,”

BNPB telah memfasilitasi BPBD Kota Bandar Lampung pada pelaksanaan kegiatan menyusun Rencana Kontinjensi Menghadapi Ancaman Bencana Gempa Bumi. Kegiatan dalam tahap berjalan sejak 10 September 2019 s.d 31 Desember 2019.

Kesiapsiagaan harus disadari sebagai upaya untuk mengurangi sekecil mungkin korban atau dampak yang ditimbulkan oleh bencana. Kesiapsiagaan dapat dikatakan sebagai bagian penting dalam penanggulangan bencana dimana kesiapsiagaan menjadi tugas kita bersama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *