Info Publik

BPBD KOTA BANDAR LAMPUNG

Definisi bencana pada umumnya menjelaskan tentang gangguan pola hidup masyarakat, dampak bencana bagi masyarakat, dampak terhadap struktur sosial, kerusakan pada aspek sistem pemerintahan, bangunan, dan lain-lain serta kebutuhan yang diakibatkan pasca bencana terjadi. Menurut Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 Pasal 1 Ayat (1) tentang Penanggulangan Bencana, bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis.

Semua bencana tersebut telah memakan banyak korban tak terhitung. Melihat kenyataan saat ini, berbagai bencana yang dilatarbelakangi kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis mendorong Indonesia untuk membangun visi ketangguhan bangsa dalam menghadapi bencana maka didirikanlah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dibentuk atas dasar Peraturan Presiden Nomor 8 tahun 2008.

Pembentukan BNPB dibentuk sebagai penanggulangan bencana untuk tingkat pusat. Kemudian, untuk mempermudah melaksanakan tugas dan fungsi penanggulangan bencana ditingkat daerah dibentuklah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Pasal 18 di dalam Undang–Undang Nomor 24 tahun 2007 mengamanatkan dibentuknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi dan kabupaten/ kotamadya. Salah satu penerapan BPBD tingkat kota yaitu terdapat di Kota Bandar Lampung.

BPBD Kota Bandar Lampung dibentuk untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi bencana alam maupun non alam secara cepat dan efektif. Awal mulanya, pada tahun 1959 – 1998 bernama Pemadam Kebakaran dibawah Dinas Pekerjaan Umum, setelah itu pada tahun 1998 – 2005 berganti nama menjadi Badan Pengelola Pemadam Kebakaran. Pada tahun 2005 – 2007 Badan Pengelola Pemadam Kebakaran berganti nama menjadi Unit Pelaksana Teknis Dinas Pemadam Kebakaran (UPTD Pemadam Kebakaran) dibawah Perlindungan Masyarakat dan Kesatuan Bangsa dan Poltik. Pada tahun 2007 UPTD Pemadam Kebakaran telah berdiri sendiri dan merubah namanya menjadi Kantor Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat Kota Bandar Lampung, dan pada tahun 2009 Kantor Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Perlindungan Masyarakat Kota Bandar Lampung berganti nama menjadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung berdasarkan Peraturan Walikota Bandar Lampung Nomor 51 Tahun 2009 tanggal 9 November 2009 tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar 2 Lampung. Selanjutnya disahkan melalui Peraturan Daerah No. 05 Tahun 2010 tentang Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bandar Lampung.